Menelusuri Toko Roti & Kue di Tsukuba パンの街! (Ayo cari makanan yang Halal! (Part 1-Toko Roti)

Assalamualaikum teman2, berhubung banyak rekues (sok2an wkwk) untuk ngebahas toko-toko roti yang aman dimakan di Tsukuba. Maka insya Allah pada laporan ini Ibu Kyoko akan memaparkan sedikit pengetahuan tentang Toko Roti dan Kue yang pernah disambangi dan menjelaskan apa saja yang aman dan yang harus dihindari.

Peraturan umum mencari roti dan kue di Jepang adalah sederhananya:

  • Jangan pernah takut bertanya, karena orang Jepang itu sangat menghormati konsumen dan tau bahwa kita berhak di edukasi sepenuhnya tentang barang yang akan dibeli (Hal ini tidak berlaku untuk industri telekomunikasi yang banyak tipu2 iklan -__-)
  • Pengusaha makanan Jepang peduli terhadap informasi allergent. Sehingga mereka berusaha memberitau produk mana yang ada campuran allergent seperti kacang, babi, ayam, gandum, dst. Sehingga kita bisa tau yang mana yang secara jelas tercampur dengan daging atau tidak.
  • Meskipun mereka mencantumkan campuran allergent pada produk-produknya, tetapi ingat bahwa ラード LARD atau lemak babi atau アルコール atau Alkohol tidak masuk dalam jenis allergent, sehingga harus ditanyakan terpisah. Untuk Lard, lemak babi bisa saja dioleskan di Loyang bukan hanya di roti nya.
  • Roti homemade skala kecil cendrung jauh lebih aman dari roti chain store. Karena mereka tidak menggunakan shortening ataupun emulsifier (pengecualian Toko Roti Morgen, mereka meskipun toko kecil tetapi tetap menggunakan shortening tumbuhan- jadi tetap aman ya karena dari tumbuhan).
  • Sampai saat ini, yang saya pelajari dari semua toko roti yang saya sambangi adalah bahwa Roti yang mengandung buah itu selalu sebelumnya si buah tersebut direndam ke dalam alcohol, brandy atau wine. Termasuk Raisin. Jadi hindari roti yang mengandung buah-buahan. Kecuali ubi ya, lagian ubi umbi kali bukan buah ye.
  • Untuk Kue, lebih simple. Cukup tanyakan ゼラチン(Gelatin), Lard dan Alkohol. Hampir banyak toko kue menaruh alcohol dan gelatin pada kue nya, sehingga harus diwaspadai ya.

Insya Allah peraturan umum di atas tersebut tidaklah rumit., Justru sangat mudah mencari roti dan kue yang aman dimakan di Jepang jika kita mau modal nekat bertanya dengan membawa alat tulis dan pulpen. Sungguh, sangatlah tidak bersyukur menurut saya, jika hanya karena kemalasan kita, maka kita jadi sembarangan mengambil makanan demi memuaskan hasrat lapar kita. Karena sayang kan udah beli makanan pakai uang halal tapi yang masuk ke perut bukan hal yang berkah 😦

CARA INVESTIGASI TOKO ROTI DAN KUE

Apakah saya menyambangi Toko Roti dengan acak dan random? Sebenernya iya juga wkkw. Tapi seenggaknya ya bokk saya mencoba meng-googling, melakukan riset kecil-kecilan tentang toko roti di Tsukuba yang HITS nan popular. Betapa kaget nya saya, ternyata Kota Science City ini juga dijuluki sebagai パンの街 Kota Roti dikarenakan tidak susahnya kita untuk menemukan Toko Roti di Tsukuba ini.Begitu juga dengan Toko Kue yang jumlahnya cukup banyak.

Yang saya sambangi adalah Toko kue dan roti yang mempunya review bagus di Internet dan mempunyai nilai tinggi di Tabelog タベログ, selain itu, saya juga membaca produk mana yang hits dari toko tersebut.

Awalnya, biasanya, saya mulai dengan meng-email toko roti tersebut melalui FB (zaman saya masih punya FB) atau melalui kolom 問い合わせ yang ada di Website. Saya menanyakan apakah:

  1. 乳製品以外動物由来物を含まれていますか? Apakah selain dari dairy products, di roti ini juga tergantung bahan hewani lain? (Untuk mendeteksi apakah mereka menggunakan emulsifier hewani atau shortening hewani)
  2. ラードを使えますか? Apakah roti-roti di Toko ini menggunakan Lard?
  3. アルコールを含まれていますか? Apakah mengandung Alkohol?

(Sebelumnya mohon maaf, saya tipe pembelajar bahasa Jepang yang ga gitu bagus secara grammar, jadi kalau ada bahasa yang broken mohon maaf sekali. )

Setelah itu, saya dan keluarga mengadakan kunjungan ke toko roti tersebut untuk mengetahui bagaimana rasanya, dan roti mana saja yang bisa dimakan. Oke, langsung saja kita bahas beberapa toko roti yang pernah saya sambangi ya.

I. TOKO ROTI MORGEN

(Tabelog: https://tabelog.com/en/ibaraki/A0802/A080201/8000410/)

Lokasi: 茨城県 つくば市 千現 2-13-2

Libur: Hari Kamis. Hari Minggu dari Minggu ke 2, dan Hari Selasa dari Minggu terakhir.

Morgen berlokasi di dekat Doho Kouen,sehingga kurang asik memang untuk disambangi dengan bis. Jadi pilihan aman adalah dengan sepeda atau dengan mobil. Morgen ini adalah salah satu Toko Roti tertua dan hits yang ada di Tsukuba. Toko Roti Morgen berlokasi di samping Toko Kue Sieger yang hampir semua kue nya tidak bisa dikonsumsi, kecuali Kue Dark Chocolate (harap di konfirmasi ulang).

Morgen terkenal karena Roti Tawar nya, bahkan katanya sebelum jam 11 pagi sudah habis dan harus pesan sebelumnya kalau tidak ingin kehabisan. Beberapa kawan mengaku antrian untuk membeli roti disini lumayan. Tapi Alhamdulillah kami belum pernah ngantri padahal jam 11 dateng kesana, mungkin kami ga sadar kali ya dapetnya roti sisa. Morgen adalah satu dari sedikitt sekali Toko Roti yang buka di hari Selasa secara, karena mayoritas toko roti dan resto itu memilih libur di hari Selasa. Harap cek di link tabelog di atas kapan si Toko Morgen ini tutup ya.

ROTI DI MORGEN:

Morgen memang lebih banyak menjual roti manis. Sekalipun yang kita beli bukan jenis roti manis, tetap dasar daging roti nya manis hihi.

Toko roti bersejarah Tsukuba ini juga mempunyai beberapa produk paduan yang ga biasa. Contohnya adalah roti dengan paduan renkon semacam radish gitu, krim asin dan wijen hitam. Kalau di pikir rasanya bakal aneh pisan, ternyata enggak lho! Rasanya enak!

Morgen berusaha mencampurkan hasil pertanian khas kebanggaan Tsuchiura (salah satu daerah terkenal di ibaraki) yaitu renkon dan digabungkan dengan roti mereka yang lembut. Atas ide tersebut, saya acungi jempol buat toko roti ini!

Harga yang ditawarkan lumayan, di atas 100円 dengan volume cukup besar yang mengenyangkan. Croissant disini bisa dimakan, roti tawar dan baguette nya juga aman. Selain yang berbuah, berdaging dan ber-raisin insya Allah aman dimakan.

Untuk cinnamon rolls nya, walaupun tidak terlihat dari luar, sebenarnya di dalamnya terkandung raisin, jadi mohon hati-hati ya ketika memilih roti nya.

FAVORIT IBU KYOKO

Disini yang paling disuka adalah Almond White Chocolate Pastry yang rasanya pas manisnya dan taburan almond yang kaya di atas rotinya. Selain itu, sebagai penggemar keju, saya harus berikan apresiasi terbaik untuk Kuri-mu Chii-zu Pan yaitu roti krim keju yang berbentuk bundar, yang luar biasa enak krim keju nya.  Suami saya sebaliknya tidak terlalu suka dengan roti krim keju nya, karena volume krim nya terlalu banyak dibanding roti nya.

ROTI DARI TOKO MORGEN YANG PERNAH KAMI MAKAN BESERTA FOTONYA

Dari gambar di atas, saya suka Cream Cheese Bread dan Almon Cream Cheese Bread. Untuk Anko Bread alias Anpan yappari saya kurang suka anko kecuali di mochi hahaha, maafkan aku anpanman T,T

KESIMPULAN

Harga: $$$

Varian yang halal dimakan: $$$

Kenyamanan: $$ (Sayang ga menyediakan tempat duduk huhuhu tapi emang mayoritas toko roti ga sih ya)

Rasa: $$$

II. TOKO ROTI ENCUIT アンキュイ

http://encuit.jp

Lokasi: 茨城県つくば市稲荷前33-1

Libur: Tiap hari selasa

 Encuit adalah toko roti yang menurut saya punya rasa paling enak dan mewah! Mungkin terbawa si chef utama nya yang sebelumnya pernah jadi chef hotel. Harganya juga lumayan banget mahalnya, jadi kalau kesini ga bisa sering-sering karena dompet bisa bocor. Lokasinya juga jauh, dekat ke arah Mall AEON yang besar itu. Sehingga mungkin bisa lebih enak kalau naik mobil atau pakai sepeda ya huhuhu.

Encuit ini menggunakan lahan bekas oil and gas station alias SPBU jadi secara eksterior dia unik banget!

APA KEKUATAN ENCUIT

Encuit ini meskipun toko rotinya kecil, tapi dia menyajikan banyak sekali variasi. Dan banyak yang bisa dikonsumsi! Untuk yang tidak bisa dikonsumsi, sang chef utama memberikan guideline yang insya Allah lengkap

  1. ra-do atau minyak lemak babi digunakan pada セーグルノアレザン Ini semacam roti keras dengan gula hitam gitu. Ini adalah roti yang disajikan di hari sabtu, minggu dan pada hari-hari libur nasional. Dan kita diminta untuk menghindari tipe-tipe roti ラスク Rask karena ada Lard juga disitu
  2. カヌレ Alias roti yang bentuknya kayak tutup semprotan pewangi hihihi itu ga bisa dimakan karena mengandung alcohol. Almond Croissant dan roti ber-raisin juga tidak bisa dikonsumsi. Roti dengan Dry Cherry dan Orange juga tidak bisa dikonsumsi karena direncam dengan wine.

ENCUIT juga menyajikan sandwich non-daging yang enak banget, seger dengan porsi besar cocok dimakan untuk sarapan. Krim yang digunakan di banyak roti tidak bikin eneg meskipun jumlahnya berlimpah.

Yang paling terkenal dari Toko roti ini adalah Croissant nya, 大人気!Sangatt hitss dan saya paham kenapa. Karena selain GEDE gan, rasanya krenyes moist dan emang mewah nih rasanya. Semua pastry nya juga dibuat dengan hati-hati gitu, serasa makan di tempat mahal (ya emang rada mahal sih wkwk). Roti Croissant nya sering habis

Kalau Ada waktu, cobain croissant coklat juga, selain lapisannya lembut, coklatnya juga ga katro. ENAK!

BEBERAPA ROTI ENCUIT YANG PERNAH KAMI KUNYAH BESERTA GAMBARNYA

4

Salmon Kinako Cream. ENAK BANGET DIMAKAN SAAT PANAS! ini favorit Ayahnya Kyoko, yap harganya emang lumayan mahal, tapi emang setara dengan rasa yang ditawarkan. Krim mantap dengan rasa ga eneg. Btw, ga dianjurkan untuk makan ini saat udah dingin yah karena nanti jadi malesin rasanyah. Jadi kalau memang dia berkrim, lebih baik dimakan saat hangat atau diangetin dulu di Toaster :). Berikan Roti kesempatan untuk mengeluarkan potensi terbaiknya, jangan males diangetin WKKW.

5

Mini Salmon Bagel. Ini emang dingin sis rotinya, enak! salmon nya ga bau, bentuknya mini jadi abis makan ini rasanya sehat2 diet aja gitu. Ini roti kesukaan saya dari encuit ❤

6

Saya bukan fans cinnamon roll, tapi ini OK. Keliatan rada gosong yah? tapi enak kokk, rasanya krenyess si cinnamon roll nya <3.

 

7

これは最高!!Ini emang oke. saya akuin sampai sekarang belum ada croissant yang enak banget yang bisa ngalahin croissant encuit. Selain itu, dia buatnya juga ga pake diolesin lard. Sungguh saya apresiasi setinggi2nya. Seperti yang sudah saya bilang, mereka punya jenis chocolate croissant juga yang mana saya lebih suka dibanding croissant plain ini yang rasanya udah WOW WOW WOW WOW!

8

Saya lupa nama roti ini, kalau ga salah ada kata “Tsukuba” nya gitu, hmm apa semacam Mahkota Tsukuba? wkwk gak lah ya masa namain roti alay gitu. Ini enak, custard cream itu biasanya ada rasa grenjel2 susu dan rada2 ada pait2 dikit di ujung lidah, tapi INI HALUS MEN rasanya!!!

Untuk yang ga terlalu suka krim, saya ga anjurkan untuk coba, tapi untuk pencinta custard krim alias カスタードクリームini mah WAJIB!

KESIMPULAN

Harga: $$ (mihil)

Varian yang halal dimakan: $$$$

Kenyamanan: $$ (agak sempit tapi bagus kok tempatnya dan kepala Chef nya ramah banget banget mau balesin email kita yang ribet)

Rasa: $$$$.5

III. TOKO ROTI PETERPAN (ピータパン)

https://tabelog.com/en/ibaraki/A0802/A080201/8002332/

Lokasi: 3-9-20 Azuma Tsukuba Ibaraki

Libur:Buka Syelaluu~

Alkisah kami mendengar bahwa ada satu roti yang paling tua ada di tsukuba, mungkin udah lebih dari 19 tahun kali itu toko roti berdiri. Suasana toko roti pun tua-tua klasik, disini memang tempat warga Tsukuba bercengkrama pagi. Apalagi dengan kopi panas yang diseduh di tempat tidak pakai mesin, beuhh makin pengen berlama-lama.

Toko roti ini menjual roti gaya jerman, yang kalau saya baca sih roti nya keras nan bergandum tapi enak (maaf ya para pakar roti kalau saya salah jelasin, maklum belum pernah ngerasain langsung roti di jerman T,T). Mayoritas dari roti disini menggunakan cairan hasil fermentasi yang ternyata mengandung alkohol. Jadi memang pilihannya kurang banyak.

Rasa dari roti peterpan ini hmm sejujurnya kurang cocok sama lidah keluarga pak Haris. Kering dan keras. Hmm mirip roti2 di kantin SMA gitu kali yah, begini nih roti-rotinya:

10

  1. Roti Keju Asin : Biasa aja sih rasanya uhuhuhuu, maafkan sayaa Peterpannn
  2. Roti Almond Sugar: Terlalu kering huhuhu maafkan sayaa
  3. Meronpan: lumayan tapi ga terlalu spesial
  4. Roti keong coklat: Enak itu paling mending dari semuanya, tapi rasa coklat nya ga spesial, agak2 pait, kurang mewah rasanya
  5. Roti cinnamon roll: Ini juga enakk! kedua paling mending deh menurut sayahh

Selain di atas ini, roti-roti jenis lain seperti croissant dan roti tawar itu tidak bisa dimakan. Kalau mau amannya, makan 5 roti di atas ini aja yah huhuhu

Nuansa dalam toko nya seperti ini nih:

KESIMPULAN

Harga: $$$$ (Cendrung murah)

Varian yang halal dimakan: $$

Kenyamanan: $$$

Rasa: $$

IV. TOKO ROTI PAIN DE VRIE

https://tabelog.com/en/ibaraki/A0802/A080201/8002856/#anchor-rd-detail

Lokasi: 茨城県 つくば市 春日 2-36-5

Libur: Selang seling senin atau selasa

Ini adalah salah satu toko yang sering disambangi oleh Ibu Kyoko, dikarenakan lokasinya yang bisa disambangi dengan jalan Kaki. Dengan membawa stroller sekalian olahraga pagi, Ibu Kyoko menghabiskan 1 jam bolak balik. 30 menit satu kali jalan karena banyak perintilannya, diem dulu liat anak anjing, diem dulu si Kyoko mau ngeliat daun wkkwk. Yah begitulah perjalanan kami.. wkwkwk

Lokasi Pain De Vrie sampingnya Kasuga Kouminkan 春日公民館, dan mudah ditemukan karena warna bangunannya biru dan kuning sangat beda sama kanan kirinya. Lokasinya juga tidak jauh dengan Sekolah Dasar & SMP Kasuga. Mungkin karena owner nya mempunyai anak-anak usia sekolah, jadi roti yang disajikan adalah roti dengan rasa lembut, rasa anak kecil. Mungkin memang target market nya adalah balita, bayi, atau anak2 SD. Interior Toko nya cute pisan juga, bikin kita melek deh kalau masuk hihi.

Disini rotinya ga pake lard dan alkohol, asik banget kan? jadi variasi yang dimakan banyak. Yaa tentunya tetep menghindari yang berdaging yak! Kalau pas lagi ada acara di Kasuga Kouminkan, sempetin mampir deh, harganya moderate kok ga mahal2 banget.

interior

BEBERAPA ROTI YANG DIBELI

Sebagai Penggemar keju, yang jelas saya seenggaknya nyobain varian keju setiap beli. Roti lempeng keju mozarella atau cheddar enak, asin nya pas volume nya juga oke kok. Selain itu, beberapa temen membeli meronpan yang katanya rasanya enak, saya sendiri belum coba.

Yang beberapa kali saya beli adalah Creamcheese Bluberry Bagel, simpel karena volume nya besar haahha, enak banget euy pencampuran kedua hal tersebut ❤ (ini bahasanya apa sih).

20160819_104835

Satsumaimo Mushi Pan. Roti kukus ubi manis buat si Kyoko. Dia ga tahan sih makan 1 biji ini, paling cuman setengah hahaha, sehingga ibu nya akan makan sisa nya. Yah begitu deh diet ku gagal T,T (salah sendiri ngajak anak wisata ke toko roti). Rasanya enak, ada bau2 vanili kayaknya yah. Ini adalah kue pertama kali yang saya beliin buat Kyoko.

20160819_105005

Milk Bread ini adalah produk 人気 Hits dari Toko Roti Pain De Vrie, enak banget emang, krim susu nya bedaaaa! Enak pisan! Duh ini emang wajib dicoba. Pernah nyobain milk bread dari toko lain yang terkenal juga, tapi ini beda. Ga gitu berbentuk krim lebih cair, dan rasa susunya kenceng banget. buat saya sih enak banget yah hihi.

20160819_105136

 

KESIMPULAN

Harga: $$$ (Standar ajaa)

Varian yang halal dimakan: $$$.5 (Banyak, tapi tipe roti nya emang mirip2 satu sama lain)

Kenyamanan: $$$ (Interior lucu dan staff sekaligus kasir yang ramah)

Rasa: $$$.5 (Cukup standar)

V. TOKO ROTI COURONNE

http://www.couronne.co.jp/shop/tsukuba/

Lokasi: 〒305-0056 茨城県つくば市松野木字中山40

Libur: Hari Senin & Hari Selasa di Minggu ketiga

Akhirnya kita membahas toko roti favorit keluarga Pak Haris! Disini enak banget, karena selain roti nya enak, harganya lumayan, dan kita dikasih kopi gratis atau minuman dingin. Atmosfer nya enak! Staff nya ramah dan kepala toko nya juga ramah menjelaskan segala hal nya kepada kami sungguh terharuu. Disini kita bisa minta roti kita diangetin atau dipotong sesuai dengan keinginan kita. Sayangnya lokasinya rada jauh euy, jadi huhu ga bisa diakses via bus.

1

PERATURAN ROTI COURONNE

Roti yang tidak bisa dimakan adalah baguette, croissant, shokupan alias roti tawar, apapun yang berbuah dan ber-raisin. Selain itu insya Allah aman. Yah sekali lagi saya tambahkan kalau yang berdaging juga ga bisa dimakan juga yak berarti soalnya ga halal. Nah, roti yang kami suka beberapa kali beli, yang kami ga sempat foto karena selalu abis sebelum difoto wkwk adalah:

  1. Roti Mochi (Tapi sekarang udah ga dijual lagi huhuhu)
  2. Roti Yasai Taco (Enak banget sayurannya, dan si roti nya itu enak banget tipis krenyess)
  3. Chocore-to Mushi Pan (Kue kukus coklat, volume nya gede, enak kok cuman jangan berharap rasa coklatnya bakal menampar ya, rasanya ya kayak bolu indonesia ajah wkkw)
  4. Roti Tinta Cumi isi Mentaiko (bakal jijik pertama kali ngeliat tapi ASLI ini ENAK PARAH!! Awalnya kami ga suka dan geli trus mikir ini kenapa roti kok ada terus dan sering abis yah, bentuknya jelek gitu. Tapi ternyata rotinya enakk, asin2 asik gitu, Kyoko aja suka banget ampe suka berebut ama emaknya.
  5. Kinoko Cream Bread: Ini favorit sayaa, rasanya kayak Kinoko Guratan (mirip creamy saos pasta) yang panas dimasukan kedalama adonan roti, beuhhhhh rasanyaa. Dicocol sambel belibis makin mantap wkkw.

Selain itu, keluarga kami suka mengkonsumsi roti-roti berikut ini:

2

Ini Cream Cheese pastry, sebenernya di kantin tsukuba daigaku juga ada, tapi ini versi lebih mewahnya. Cream Cheese nya enak dan ga eneg, pastry nya kriukk.

3

Kalau lagi laper emang paling enak beli ini, Half Big Cheese Bread! Banyak banget kejunya, di setiap sisi ada ga pelitttt. Lebih enak lagi kalau kita mau makan di tempat kita minta sama pegawai toko buat diangetin dulu.

4

5

Choco Pastry dan Mont Blanc pastry yang oke banget dimakan sama kopi. Rasanya enak krenyess tapi harus saya akuin kalau pastry dan croissant itu emang spesialisasi Toko Roti Encuit. Namun, enaknya nih di Courounne kita bisa makan roti sambil minum kopi gratis! Nyesss enak!

Montblanc itu kayaknya sih kalau indera perasa saya ga salah2 amat intinya cuman gula di atas pastry aja, enak tapi ga spesial hehe.

6

Favorit Suami saya alias Ayahnya Kyoko. Ini roti asin dipadu dengan renyah nya Goma atau wijen. Cream cheese berpadu pas dengan tipis nya roti. Ayahnya Kyoko selalu aja kalau ke Toko Roti ini beliii roti wijen ini 😀

7

Egg tart ini kenapa tiba2 ada di koleksi roti saya pun ga paham. Pertama kali nyobain ga gitu favorit sih, Manis-manis creamy custard cream. Cuman akhirnya pas saya ke Hongkong dan nyobain egg tart yang digadang-gadang itu, saya ngerasa Egg tart Couronne ini jauh lebih mending dari yang egg-tart Hongkong itu, mungkin karena egg-tart hits asal hongkong itu telor nya kerasa bangett kayak makan telor rebus dikasih krim T,T.

Buat Para penghuni Tsukuba, kalau harus milih 1 dari list toko roti yang ada disini untuk dikunjungi, mungkin Couronne kali ya?

KESIMPULAN

Harga: $$$ (Standar ajaa)

Varian yang halal dimakan: $$$  (Lumayan banyak, tapi mengingat keseluruhan jumlah roti yang ada di Couronne sebenernya yang bisa dimakan ga sampe setengahnya))

Kenyamanan: $$$$ (Suasananya enak bangetss )

Rasa: $$$$ (Enak!)

V. TOKO ROTI DONQ & DELIFRANCE 

Lokasi: Tsukuba Center (Mall di dalam Senta)

Libur: Tidak ada libur. Tapi per Maret ini Seibu Tsukuba Senta akan tutup, sementara DonQ belum tau bagaimana nasib nya

20160816_142402

Roti DonQ dan Delifrance suasanya hampir sama sehingga orang suka ketuker. Cara bedainnya cuman 1, Delifrance ini lokasinya ber-cafe, sedangkan DonQ tidak menyediakan tempat duduk. Yang harus hati2 tetep sama yah, hindari daging, buah dan raisin.

Untuk DonQ roti tawar dan croissant nya aman dimakan. Roti keong coklatnya enak bangett mirip sama rasa German Bakery di Kanazawa yang menurut saya menjadi salah satu toko roti terbaik yang pernah saya rasakan hiksu. Roti potato campur keju campur krim yang ada di gambar pojok kanan bawah juga enak bangett, ga salah kalau jadi salah satu roti hits dari DonQ.

Petugas toko merekomendasikan corn bread sebagai roti yang cucok buat anak kecil, emang enak sih kenyel2 tapi ga susah dipotong, jadi dikunyah nya juga enak. ga hanya Kyoko, emaknya aja suka wkwk.

Untuk Delifrance sendiri saya kurang detil sebenernya karena harga roti nya mahal dan rasanya ga lebih enak dari encuit tapi 11-12 sama DonQ. Delifrance juga bisa dimakan roti tawarnya. Selain itu, pizza, croissant dan meronpan nya juga enak namun memang tidak istimewa.

KESIMPULAN UNTUK DONQ

Harga: $$$ (Standar ajaa)

Varian yang halal dimakan: $$$  (Lumayan banyak)

Kenyamanan: $$$ (Petugasnya ramah pisan mau ditanya banyak di tempat)

Rasa: $$$ (Enak tapi ga secara mayoritas bisa dibilang” enak banget”! )

 

 

Begitulah perjalanan Saya dan Kyoko dan Ayah Kyoko mencari roti di tsukuba, insya Allah perjalanan mencari roti ini masih akan berlanjut sampai Maret 2017 wkwk semoga kami tetap semangat yah mencari roti2 yang aman dan enak untuk dimakan!

Untuk pos khusus mengenai toko kue, akan saya bahas di post selanjutnya!

Pesan sebelum menutup pos ini: Ayo telusuri makanan aman halal di daerah masing2! Mumpung kita di Jepang, penjualnya sangattt menghormati konsumen! ❤

 

Salam,

 

Ditaaaa ❤

広告

Ketika DHK Ke Tokyo, Maka..

I. Maka heboh lah isi tas gue (dengan bukan barang-barang gue) wkwkwk. Di poin ini gue akan perlihatkan apa isi tas gue kalau mau berpergian bersama bocah Kyok0-chan yang sekarang hobi ke dapur dan ngambilin panci dan sapu.

PicsArt_04-01-06.52.42

Ini adalah penampakan tas gue yang di dalamnya ada beberapa tas kecil. Selain bawa tas backpack jansport yang enak banget dipakai (strap nya ga bikin sakit punggung sih menurut gue), gue juga bawa baby carrier merek Aprica (terimakasih banyak FKMIT dan PPI Ibaraki <3), dan juga selimut untuk dipakai di luar baby carrier.

Kenapa bawa selimut? karena kalau lagi musim dingin >> semi, anginnya luar biasa banget. gue pernah ga bawa selimut dan cuman pake baby carrier ujung2nya si Kyoko malah masuk angin. jadi harus bawa selimut tebel juga. betewe selimut tebel ini beli di Indonesia, tepatnya dibeliin oleh sohib untuk hadiah lahiran, terimakasih fira.

penampakan gue kalau ketiga benda di atas itu dipake kira2 kayak marshmallow tapi ga putih:

PicsArt_03-31-08.28.21

Sebenernya gue itu juga terkadang bawa stroller supaya kami berdua pasangan di atas 25 tahun ini ga bengkek (bengkek itu maksudnya capek tulang gitu lho), namun, apa daya, batuta (bayi di bawah 1 tahun) ini susah diprediksi maunya, jadinya ya kadang2 stroller nya ga dipake.

Oke, lanjut kita bahas apa aja yang gue persiapkan kalau bawa bocah pergi ke Tokyo. selanjutnya ini nih:

Gue suka membagi kumpulan barang ke dalam  tas2 kecil. Tas2 kecil nya harganya murah lho btw, gue suka beli di 3 coins tapi yang biru donker itu adalah kain Shibori yang gue beli di Arimatsu Shibori Matsuri, simpel supaya gue inget kalau riset S2 gue tentang kain itu. Kalau mau nitip kasih tau aja ya, kali2 gitu tertarik sis.

Gue bawa alas ganti popok yang pengen gue buang gegara ada bekas2 kuning sulit hilang yang bikin gue geli2 pusing. Selain itu gue taro juga tissue basah kali2 butuh cepat kalau Kyoko tiba2 buang air tanpa komando.

Ada dua resleting di tas bagian depan, yang ukuran medium biasanya dijadikan tempat buku dan satu boneka, penghibur buat kyoko kalau lagi bete di kereta atau di tempat yang mengharuskan dia berada di tengah-tengah forum orang banyak (ceritanya anak gue itu low profile gitu ga suka jadi pusat perhatian wkkw-idih)

Di resleting mini paling depan, biasanya gue taro tissue basah yang fungsinya beda sama tisu basah warna merah yang ada di gambar kiri. yang kiri itu kan khusus bersihin pantat sih ya sebenernya (yang kadang2 gue pake buat bersihin segala macem kotoran di rumah wakakak-sori kyoko) tapi tisu yang berbungkus abu2 metalik itu fungsi nya untuk bersihin sisa makanan dan tangan si kyoko kalau berantakan megang sesuatu atau abis makan.

Intinya: Intinya gue ga tau apa sebenernya bedanya. mungkin gue korban promosi

PicsArt_04-01-07.01.22

Selanjutnya kita bahas apa yang ada di setiap tas2 kecil yang sori banget gue bukan tipe2 beberes sebelum difoto jadi gue keluarkan dalam keadaan apa adanya wakakakak.

  1. Yang paling kiri itu isinya adalah baju ganti, karena lagi musim dingin berangin gue selalu bawa cardigan juga supaya lapisannya jadi rada tebel aja. kalau bepergian lebih jauh dan lebih lama, jelas baju gantinya lebih banyak (ini sih ga usah lu sebut udah ngerti dit)
  2. yang di tengah ini isinya adalah amat penting, peralatan ganti popok yang biasanya gue taro lokasinya paling mudah terjangkau di antara bundelan yang lain. Karena kalau misalnya mau ganti popok itu kan rasanya kayak mau perang alias jaga-jaga si kyoko kesel karena harus ganti popok, jadi segala peralatannya harus disiapkan dengan cekatan. Di bundelan ini juga gue taro telon-my baby yang dikasih sama neneknya Kyoko di Palembang. jaga2 dia butuh yang anget-anget di musim yang dingin ga mencekam ini.
  3. Yang paling kanan isinya adalah bibs alas makan, sapu tangan kalau ada yang kotor-kotor dan kaos kaki. pertanyaannya adalah kenapa itu sapu tangan dan kaos kaki harus lebih dari 1? ya biar asik aja gitu kesannya huahha.

PicsArt_04-01-06.56.35

Ini adalah isi lain dan terakhir dari tas gue, dari kiri itu adalah spray baby lotion untuk kulit kering, terutama di musim dingin kayak gini kulit anak gue yang sensitif jadi suka kering2 aneh. Biasanya gue beli earth mama angel baby yang satu set body soap dan body lotion (merek amrik-jenis organik), cuman karena pengen ganti merek dan pengen lebih jepang, huahahhaha akhirnya gue pake produk babybuba-organik yang ternyata lebih mahal sodara2!! Kalau dari segi kualitas kayaknya earth mama lebih bagus yah di kulit anak gue yang sensitif.

Yang di tengah itu adalah nursing cover, beli di amazon seharga 1500 yen dan cuman pernah dicuci sekali selama gue beli, jijik ya. nyaman banget dipakai saat musim dingin dan berangin, tidak nyaman dipake saat musim panas karena anak gue kepanasan. Tapi gue sukaa banget motif nya bunga2nya, jadi ya udah beli aja (impulsif deh).

Yang paling kanan adalah kotak berisi penganan kecil kyoko. Terimakasih Wakodo atas berbagai macam rasa yang kau jual, meski rasa keripik nya kadang kurasa seperti styrofoam, tapi mungkin emang itu yang paling bagus buat bayi yah, ga berasa apa2.

II. Hal kedua yang harus kita lakukan menuju tokyo selain mengisi tas dengan isian yang ga ada hubungannya sama ibunya dan bapaknya adalah menghibur doi di kereta! jadi anak gue itu lebih suka memperhatikan orang daripada memperhatikan pemandangan. Alhasil gue suka takut2 kalau ada orang jepang yang melototin balik anak gue, untungnya sih selama ini baik2 aja. Selanjutnya sis, berhubung doei lagi suka eksplorasi jadinya doei lebih nyaman jejek kaki nya di kereta sambil cari ruang dan kesempatan untuk jalan di kereta yang bergerak yang mana ga mungkin.

Beberapa hal yang sering kita lakukan adalah dengan mengajak dia selfie biar dia ketawa2. Kadang hasilnya sih lebih menakutkan yah daripada menggembirakan, contohnya ini nih:

 

PicsArt_03-31-03.37.28

III. Yang ketika adalah kita harus siap2 olahraga angkat beban berjam-jam. Karena meskipun kita bawa stroller, tiba2 doi bisa protes2 ga mau pake stroller seperti di bawah ini:

PicsArt_03-31-03.39.25

Pake stroller cuman bertahan 10 menit abis itu digendong:

PicsArt_04-03-04.52.47PicsArt_03-31-03.42.00

Berhubung gue ada suatu penyakit yang ga memungkinkan gue menggendong Kyoko lama2, akhirnya biasanya suami gue yang menggendong doi dengan baby carrier (Merk Aprica, gue udah bilang belom? bagus deh bisa dipake dari jaman baru lahir), gue biasanya yang ngedorong stroller nya. semua bawaan tas ditaroh di atas stroller hihi.

Nah karena kalau ke Tokyo kita udah kayak latihan maraton olimpiade (iyah gue sadar gue lebay), akhirnya kita selalu harus nyobain makanan halal yang di Tokyo cyin, mumpung bok lagi di Tokyo!

IV. Restoran halal yang selama sebulan kemaren kita cobain ada dua nih. duhh kenapa yah postingan ini ujung2nya selalu makanan, sori yah. Tapi gimana dong gue ama suami gue emang hobi makan, jadi terima aja yah plis.

Restoran pertama yang kami cobain adalahhh Ramen yang ada di roppongi, yang pernah dibahas disini nih: http://www.halalmedia.jp/archives/1839/chinese-restaurant-ka-ta-ta-ta-halal-menu-roppongi/

PicsArt_04-01-06.41.44PicsArt_04-01-06.50.30

Sori ada gambar brownies dari Liaison Halal Bakery nyasar disitu. ga apa, rasanya enak banget soalnya, kalau kesana mendingan selain beli curry pan nya jangan lupa beli brownies nya juga ya.

Oke, kembali ngebahas Boom! ka tatatata ka tatatata hey boom! (lah ini mah lagu 2NE1), menurut gue pelayanananya ga senyebelin restoran yyang itu tuh yang ada di Kinshic**, cenderung lebih ramah bahkan, tapi suasananya rada ga sesuai ama kepribadian gue (apalah deskripsi ini).

Makanannnya lumayan, mungkin emang bukan selera gue, jadi siapa tau di kalian bisa enak banget. Gyoza nya ga gitu nendang, karage nya juga biasa aja. Ramennya enak, cuman belum sesuai dengan ekspektasi gue karena ternyata rasanya kayak soto ayam dikasih mie. Yah mungkin emang ramen cina kayak gitu, gue nya aja yang katro.

Sebenernya dari beberapa resto sertifikasi halal belum ada yang bener2 wah buat gue dari segi pelayanan maupun rasa. ada sensasi “kejepangan” yang hilang dari beberapa restoran ini.

Tapi ternyata gue salah, ternyata ada satu restoran halal yang bener-bener menampilkan omotenashi nya Jepang. yang ga hanya menawarkan lo makanan halal, tapi juga menawarkan lo sebuah “pengalaman” memakan makanan jepang yang halal.

Keramahan dari mulai masuk sampai keluar restoran membuat lo merasa sangat dihargai sebagai konsumen. Kualitas makanannya juga wahid. Menurut gue, kalau lo ke Jepang, tepatnya ke Tokyo, sempatkan diri lo untuk pergi ke ramen Ouka yang ada di Shinjuku

Ini nih link review dari Halal Media Jepang: http://www.halalmedia.jp/archives/5529/new-halal-ramen-ouka-opens-in-shinjuku/

Eki terdekat adalah Shinjuku Gyoen Mae. Kemarin ini kita kena rejeki nomplok karena lagi hanami di Tokyo sehingga orang ramai banget padat di Kota. sampai-sampai kita mau makan ramen nunggu 1,5 jam siss!

Saking ga mau rugi akhirnya gue mesen mie ukuran XL (untuk yang spicy harganya 1500 untuk yang biasa aja mild harganya 1300). Mie nya enak banget, sup nya itu ada tomat nya, jadi ada sensasi asem seger gitu. Satu set itu artinya lo dapet mie, nasi dan ayam bakar plus telor. Ayam bakar nya enak banget, jadi inget ayam bakar mas mono deket kosan di bandung dulu.

Mie ukuran XL itu cocok banget untuk orang yang dari pagi ga makan bener kayak kita, cuman jangan diulang deh wwkkw. Abis makan, kalau beruntung kita bakal dikasih dessert ubi sakura, enak banget si Kyoko suka. dan sebelum pulang kita akan disuguhi teh khas mereka, rasanya kayak obat batuk tapi ga berasa. enak sih tapi lucu.

PicsArt_04-03-04.54.13

Yang gue suka dari si ramen Ouka ini selain karena pelayanan yang luar biasa ramah dan rasa yang enak banget, adalah dari barang barang seni tradisional yang ada di restoran itu. Di resto itu mereka menggunakan kain itajime sekka shibori, salah satunya, sebagai cover tempat tissue, cute sekali.

Dan cawan tempat makan ramen itu bukanlah cawan biasa tapi cawan khusus dari daerah Mino, namanya Mino-yaki, seneng, sambil makan sambil belajar. Apalagi mereka juga menjelaskan gimana cara menikmati makan ramen cara jepang. Lengkap deh pengalamannya!

Kalau ke Tokyo jangan lupa kesini ya!

Oke deh, segini dulu pos tentang “pergi ke tokyo”, insya Allah gue bakal lebih rajin nge-update berbagai kegiatan keluarga Pak Haris keluarga ❤

Sampai ketemu kawan2 dan semangat selalu semoga Allah SWT memberkahi usaha kitaa ❤

Snack Tengah Malam Tim DHK (Dita Kyoko Haris)

Assalamualaikum,

Memang kehidupan makan pasca nikah itu berat banget, maksudnya ngeberatin badan. Terkadang kita sebagai perempuan yang semasa single jago untuk menahan lapar tengah malam, bisa saja gampang tergoda untuk makan snack tengah malam setelah melihat suami yang anteng banget makan. Makan tapi badannya tetap kurus, beda sama gue. hiks.

Kebetulan setelah hari jumat pulang pengajian rutin di Tsukuba perut kita ternyata masih lapar, alhasil setelah rapat sebentar (sok asik), kami memutuskan untuk melipir ke 7/11 deket rumah. Niat awal cuman mau nyari cemilan dikit, namun apa daya ternyata kita ingat di 7/11 ada sandwich aman yang bisa dimakan hahahaha.

Tidak hanya berhenti di sadwich, gue pun menemukan onigiri 明太子(seasoned pollack roe) yang menarik banget buat di babat. Akhirnya dengan cepat kita membeli : 2 pak sandwich tuna-telor, 1 pak sandwich telor, dan 1辛子明太子Ongiri.

PicsArt_03-12-08.21.00

Review cepat tentang rasa:

  1. Onigiri Karashi Mentaiko: rasanya biasa, katanya ada pedes2nya tapi enggak. Gue akhir-akhir ini demen sih emang makan mentaiko, tapi yang ini kurang jos. mungkin karena sebenernya enakan Mentaiko Mayo yah. Kalau mau cobain onigiri mentaiko yang enak, beli aja di mini stop, insya Allah aman. Rasa: 2.5 dari 5
  2. Sandwich Telor alias Tamago Sandwich: Rasanya enak! hmm gue selalu suka nih tekstur telurnya lembut banget tapi ga eneg, rasanya kayak makan busa, jadi suka ga kerasa tiba2 abis hahaha. Rasa: 4 dari 5
  3. Sandwich Tuna: gue kurang bisa ngerasain karena pas makan ini lagi flu. jadi yang berasa ama gue cuman asinnya doang hahaha. hmm kira2 3 dari 5 lah. Karena pada dasarnya gue pun suka tuna.

 

Tunggu update-an tentang snack aman selanjutnya ya!

Roti asin yang manis

Selama suami gue mengikuti 学会alias conference di Italia, gue selalu minta suami gue mengupdate apapun yang dia lakukan terutama tentang makanan yang dia makan. Sebenernya alih alih perhatian, gue lebih ngiri sih sama doi yang bisa nyoba makanan baru T,T. Salah satu foto makanan yang dia kasih ke gue adalah sandwich yang sempet dia beli di Schipol saat transit di belanda sebentar sebelum balik ke Indonesia.

PicsArt_03-12-09.40.02 (1)

Suami gue bilang kalau rasanya enak, dan tipe2 yang gue suka lah. Kejunya seru. Ga seperti yang biasa kita makan di Jepang. Mendengar penjelasan suami gue, spontan gue bilang dengan ga tau diri ” Huaa mau”.

Alhamdulillah suami gue mengerti kalau istri nya itu tidak menuntut emansipasi kecuali emansipasi makan. bahwa perempuan berhak mencoba makanan yang sama dengan laki2 dengan porsi yang sama.

Akhirnya, meskipun cuman punya waktu transit bentar, suami gue bela2in nyari roti ini lagi dan menyimpannya di tas nya yang udah luar biasa penuh.

Begitu gue jemput di Narita, gue langsung menyambut suami gue dan roti ini dengan cerah. Tanpa ragu langsung gue santap roti ini di ruang tunggu penumpang. Malu maluin emang gue, tapi gimana lagi dong kan laper.

Terharu gue, ternyata beneran enak, dan lebih terharu lagi karena suami gue bela2in beli roti itu hiksu hiksu. Roti yang asin enak itu berasa manis banget deh di gue, aheyy, bahkan coklat royce hokkaido aja kalah ❤

Kejunya asin cuman di awal, selanjutnya rasanya mild di lidah. Sayurannya memang ga lebih fresh dari yang di Jepang, rasanya lebih manis tapi. roti nya lebih kering, tapi berpadu asik sama keju dan sayurannya!

Terimakasih banyak Mas Haris! Sering2 bawain daku oleh2 ya!

 

Kompensasi Olahraga Angkat Beban

Processed with VSCO with e8 preset
Antenor Strawberry Shortcake 

 

Assalamualaikum rakyat wordpress semuanya,

Alhamdulillah akhirnya berhasil mengalahkan kemalasan untuk senam jemari hihi. Jadi ceritanya mau cerita nih tentang pengalaman di Bang Thoyib-in Ayahnya Kyoko selama 5 hari. 5 hari doang padahal tapi udah lebay, hiksu, makanya kagum banget lah untuk para pasukan yang terpaksa LDR karena karir bela negara dan abdi negara, dll.

Padahal dulu pas gue masih single, gue termasuk orang yang sangat menghargai waktu sendirian. Gue bukanlah tipe yang gusar atau malu untuk belanja sendiri, makan sendiri, dan 2-3 hari sendirian di rumah itu biasa dan justru menikmati kesendirian sunyi senyap. Gue dulu bisa ngabisin 1 seri drama seharian wakakka kalau seharian mengurung diri di kamar.

Namun, Maha Besar Allah SWT yang bisa membuat keadaan sebegitu berubah ketika gue udah menikah. Entah kenapa rasanya senyap banget kalau sendirian, sebenernya ga bener-bener sendirian sih, karena alhamdulillah ada bocah bayi yang menemani, namun ya rasanya memang beda kayak ada yang kurang (geli deh gue ngebayangin suami gue misalnya baca pos ini haghaghag).

Terutama kalau menjelang malem menn, gue pernah hampir nangis karena takut gitu sendirian di rumah, waktu itu ceritanya temen yang mau nemenin nginep di rumah gue dateng rada malem. Cemen? ya emang cemen sih, gue akuin ada sisi dalam diri gue yang menjadi lebih cemen setelah nikah, namun ada sisi lain diri gue yang jauh lebih dewasa dan berani ketika udah nikah dan terutama ketika menjadi ibu (yah tentu salah satunya berani ngeden melahirkan hihi)

Salah satu hal yang menjadi lebih cemen ketika sudah punya suami dan (kendaraan pribadi tapi bukan gue yang nyetir sih wwkw) adalah, gue jadi rada males keluar jalan kaki. Betul, betul banget hal ini tidak baik untuk kesehatan tubuh makanya gue berusaha melawan rasa malas gue untuk mengangkat badan dari rumah ke luar! (berat yah)

Akhirnya dalam 5 hari kemarin selama gue sendirian dari siang ke sore hari, ada 1 satu hari yang gue paksakan untuk keluar. Simpelnya, untuk memberikan “hukuman” bagi diri gue yang terlampau malas. Sebenernya memang yang membuat gue malas bukan perjalanan keluarnya itu lho, yang paling PR itu mempersiapkan segala keperluan bocah bayi sendirian yang membuat hayati lelah..Bayangin yah kalau gue bawa tas gemblok gede, isinya barang gue cuman 1/365 dari keseluruhan tas!

Tapi Alhamdulillah, kali ini gue berhasil lebih dewasa. Gw  semangat menyiapkan segala sesuatu nya sendiri (dibantu sama Dea deng) dan berhasil menerjang angin menuju tempat tunggu bis.

Gue pun alhamdulillah berhasil selamat sampai di AEON Tsukuba dan cukup lincah berbelanja sendiri bareng bayi. Malu sih sebenernya gue, malu sangat, karena di Jepang ibu, seperti di Indonesia gue percaya, ibu-ibu nya itu tangguh-tangguh. Mereka terbiasa tanpa asisten rumah tangga mempersiapkan segala sesuatunya sendiri, belanja repot sendirian.

Stroller mereka itu udah PRO banget. kayak udah jadi sahabat sejati dengan banyak kantong di sana sini untuk naro perlengkapan bayi , keliatan memang sering dipakai dengan efisien bukan semata dekorasi. Contohnya disini nih( diambil dr mamanoko.jp)

2013081900032_1

Gue sendiri masih belum terbiasa pake stroller dan si Kyoko pun demikian.Prestasi terbesar gue bawa stroller sendirian bareng Kyoko adalah perjalanan 10 menit dari rumah ke indomaretnya sini bernama MiniStop, itu aja gue udah keringat dingin soalnya si Kyoko teriak2 minta lepas.

Bawa anak sambil belanja ke mall itu emang olahraga banget, dan oleh karenanya sebelum balik ke rumah gue pun berfikir keras tentang “apa yang bisa gue beli sebagai kompensasi”. Gue emang tipe2 orang yang suka ngasih hadiah ke diri sendiri wkwk alias suka nyari alasan buat beli barang.

Salah satu tempat favorit gue di Tsukuba Senta adalah Basement nya Seibu yang banyak ditempatin ibu bapak penjual penganan. Hmm, kalau lo bandingin ama デパ地下nya Stasiun besar di Tokyo, jelas basement Seibu ini kayak remah2 rempeyek, cuman lumayan banget.

Berhubung saat itu gue lagi pengen makan yang manis2, langsung tanpa ragu gue menuju tempat jual kue yang namanya Antenor (yang katanya basisnya di Kobe yang katanya kota yang terkenal akan penganan manis dan roti nya). Spontan gue bertanya “Mbak2 yang ga pake gelatin dan alkohol ada ga ya?”.

Dibalas dengan kernyitan si dua pramuniaga, orang Jepang itu walaupun mengernyit tetapi mereka tetap berusaha untuk memberikan jawaban untuk calon konsumennya. setelah berkali2 bolak-balik liat daftar ingredients, akhirnya dia nunjuk ke strawberry shortcake.

Dodolnya, gue ga ngecek dulu harga kuenya sebelum nanya2 ke si pramuniaga.Dan seperti yang gue sudah duga menn harganya mahal 450 yen. Ah tapi ya sudahlah, kapan lagi bisa makan strawberry shortcake sendirian (kalau ada suami gue pasti minta dibagi WKWK).

Akhirnya tanpa basa basi setelah pulang gue langsung buka itu boks kue. tanpa mikirin angle bagus buat difoto masukin instagram, langsung aja gue taro itu kue di lantai kamar dan jepret dikit (ga ada nilai estetika sama sekali kwkw) langsung gue makann. (lihat, gue menulis 3 kata langsung dalam kalimat ini, terlihat jelas gue udah lama ga nulis blog jadi diksi nya berkurang hahaha).

Rasanya?

Emang harga ga bisa boong sis. Enak banget! Pembandingnya adalah rasanya lebih enak sedikit dari strawberry shortcake dari pattiserrie komon di deket Doho Kouen (insya Allah aman dimakan). Lembut krimnya, asem strawberry nya lebih kerasa. Aww kayaknya setiap ke senta dan lagi ada uang gue akan beli ini ❤

Antenor Strawberry Shortcake, Insya Allah aman dimakan

Rasa: 4.2 dari 5

 

秋の家族旅行

Assalamualaikum wr wb.

Tenang saudara sebangsa dan setanah air beta, judul boleh pake Bahasa Jepang tapi inti tulisan tetap bahasa kalbu persatuan (bentar-bentar, diksi gue makin ngaco nih).Jadi adalah hal yang bijaksana jika ente-ente tetap menyimak tulisan di bawah ini.

Tulisan kali ini, seperti judulnya, akan menceritakan bagaimana Keluarga Kecil Pak Haris memanfaatkan liburan musim gugur. Sebenernya kita ga bener2 pergi di hari libur sih wkkw, tapi berhubung ga sengaja harus ke daerah Tokyo akhirnya dibuat saja lah “liburan dadakan musim gugur” ke Tokyo.

Berhubung kita pertama kali harus bawa bocah bayi yang hobi bergerak lucu di musim dingin, jelas saja kita sebagai orang tua baru nan lugu cukup khawatir terhadap kelengkapan bayi kita. Apalagi, kita akan pergi ke Tokyo pertama kalinya menggunakan kereta sambil membopong stroller bayi. bukan memakai mobil. Gaya euy..

Eits coy bentar. Bukan mau gaya sebenernya. Di Jepang itu berlaku kebalikan dari di Indonesia. Di Kota besar akan lebih leluasa jika naik kereta dan ribet kalau bawa mobil. Sebaliknya di kota kecil alias kayak tsukuba ini, akan jauh lebih baik punya mobil karena transportasi kereta nya belum mencakup banyak area di kota tersebut.

Alhamdulillah kami sempat menabung untuk membeli Mobil yang bentuknya kotak hitam kayak transformer, sahabat kami selama di Jepang ini hehe. Tapi setelah kami pikir-pikir, kalau ke Tokyo dari Tsukuba menggunakan kereta itu walaupun agak sedikit lebih mahal, tetapi dari kualitas perjalanan kayaknya lebih baik daripada menggunakan mobil.

Mengapa? Karena dengan naik kereta kami bisa fokus mengobrol dan mengajak bermain anak. Anak kami akan bisa melihat orang di sekeliling dan bisa merasakan riuh rendah Tokyo.

Setelah bersiap-siap cukup lama, akhirnya selasa pagi pukul 7.30 JST kami lepas kaki dari rumah menuju Tsukuba Senta. Kami membawa stroller bayi dan Babywrap untuk jaga-jaga jika stasiun di Daerah Tokyo yang kami lewati nanti tidak menyediakan elevator (oyeah kota besar).

7.30 JST itu kami akui bukan waktu yang tepat untuk pergi ke Tokyo untuk liburan. Karena di hari biasa, pada jam segitu adalah jam dimana para pencari nafkah berkumpul padat di stasiun. Tapi tidak apa, sekalian Kyoko, anak kami belajar melihat realita hidup sejak kecil.

Tujuan pertama kami adalah Akabanebashi Station. Dari Akabanebashi Station kami menuju Kedutaan Italia di Tokyo. Ngapain ke kedutaan Italia? Jualan Pizza? Tentu tidak, kan sudah minum combantrin.

krik krik.

Rencananya Ayah Kyoko akan lepas landas ke Italia, Februari depan untuk melakukan presentasi di Konferensi Internasional tentang komputer xxx xxx (panjang banget dan ribet jadi abaikan saja judul konferensi nya). Sehingga kita menemani Ayah Kyoko untuk Apply Visa deh hihi.Betewei, menurut gue suasana kedutaan itu mencerminkan suasana negara yang ingin kita tuju.

Dulu pas gue ke kedutaan Jepang di Jakarta, kerasa banget tuh suasana Jepang yang ga serba ribet dan jelas dan ramah. Sedangkan menurut gue di kedutaan Italia ini, suasananya agak lebih santai. Petugas orang Italia yang gue liat di loket ramah banget dan ga ragu ngobrol ama applicant visa. Tapi sayangnya walaupun Santai tapi peraturannya agak ga jelas.

Ga jelas karena suami gue diminta untuk menambahkan data uang di rekeningnya karena dianggap tidak cukup sebagai bekal hidup di Itali. Betewei, suami gue cuman pengen tinggal 4 hari disana bukan 1 abad. Tetapi ternyata, 150ribu yen rekening plus LoG Beasiswa plus bukti tiket pesawat dan hotel belum bisa meng-goal-kan suami gue.

Si petugasnya sendiri juga ga ada patokan yang jelas berapa tabungan yang dianggap “aman” untuk pergi ke Italia. Akhirnya suami gue pun mengisi 2 kali lipat duit beasiswa bulanan dan alhamdulillah lolos. Dan biaya visa nya itu 8,200 yen lho bukan 3000 kayak bikin visa Jepang.

Urusan visa selesai kira-kira jam setengah 11 (Btw Kantor Visa nya tutup jam 11.30), kami udah lapar tak terkira, sehingga kami pergi melipir ke Toko Roti Halal Liaison yang lokasinya ga jauh dari Kedutaan Italia. Toko Roti Halal itu lokasinya deket juga dengan Keio Univ Mita Campus. (tentang toko roti: http://www.halalmedia.jp/ja/archives/1765/im-really-grateful-halal-bakeryhalal-bakery-cafe-liaison-opened-japan/)

Toko roti ini terkenal karena Karepan nya. jelas, karena dimana lagi muslim bisa makan roti kare berdaging kalau tidak disini hihi. Karena kami lapar, masing-masing kami makan 2 roti.

Buat Gw pribadi, gue lebih suka roti kare dari Hanamaza Pan. Hanamaza Pan adalah toko roti milik seorang Ibu Indonesia yang berbasis di Provinsi Gifu. Roti kare dari Liaison ini garing di luar dan lapisan roti nya cukup tipis dan kare nya たっぷり.kebetulan gw lebih suka roti kare yang lapisan roti nya cukup tebal dibanding si isi kare nya hehe.

Yang gue suka dari kunjungan ke Toko Roti Liaison ini adalah karena pengunjung lokal alias orang Jepang nya juga banyak, jadi bisnis makanan halal itu ga tertutup hanya untuk konsumen muslim.Bahagia aja sih ngeliat kondisi lapangan seperti itu.

Berikut ini adalah foto-foto di Toko Roti Liaison:

 

Kalau dipikir-pikir makan kami banyak juga ya hahaha :”). Makanya ga usah dipikirin, disyukurin aja, alhamdulillah bisa makan roti yang bersertifikat halal di Jepang :”).

Setelah perut hangat dan kenyang, akhirnya kami memutuskan untuk memburu ikonnya Tokyo yang letaknya ga jauh dari Akabanebashi Station. Apalagi kalau bukan, Tokyo Tower.

Betewei, gue termasuk orang yang bersikeras kalau Tokyo Tower itu lebih cocok jadi ikon Tokyo dibanding Tokyo SkyTree. Menurut gue Tokyo Skytree itu menang di fasilitas pendukung kayak Mall dan Aquarium aja. Kalau masalah bentuk masih bagusan dan lebih romantis-an Tokyo Tower. Tapi memang karena sekeliling Tokyo Tower ini banyak gedung tinggi, jadi mungkin udah ga sedep kalau observasi keindahan Tokyo dari Tokyo Tower ini.

Senengnya kita, karena masih lumayan banyak turis yang datang ingin mengunjungi Tokyo Tower. Termasuk keluarga kecil kita. Tapi berhubung kita agak malesh buat nanjak ke deket Tower nya, akhirnya kita foto aja dari kejauhan.

Sebenernya kita ga segitu tertariknya foto2 di landmark Tokyo, kalau bukan karena punya anak. karena kita ingin anak kita ini punya memori banyak tentang “hidup di Tokyo”, akhirnya kita bela-belain deh muterin Tokyo ini.

ketika males nanjak bercampur dengan ambisi “anak kita harus tau tokyo itu gimana” jadilah foto ini >>>

Processed with VSCO with e1 preset
Kyoko dan Tokyo Tower

 

Dan ini adalah foto-foto Tokyo Tower yang bisa dijepret dr penjuru akabanebashi dan Mita:

 

Okay, sudah puas kita berfoto-foto dengan Tokyo Tower yang cantik yang sinar emas nya syahdu dilihat di malam hari, kita memutuskan untuk memburu foto bersama daun kuning atau daun yang ga hijau yang ada di musim gugur (sungguh tata bahasa yang kurang baik, tidak untuk ditiru).

Spot oke untuk foto musim gugur itu salah satunya adalah Todai (Tokyo Univ). Tapi berhubung kita mau beda dikit (alias males lagi jalan ke Todai kwkw), akhirnya kita memutuskan (alias gue agak memaksa suami gue) untuk foto-foto deket Keio University.

Keio Univ itu kalau di Indonesia mungkin kayak Pelita Harapan kali ya. Univ Top Swasta yang isinya anak pintar nan kaya. Gaya fashion anak-anaknya dah keliatan beda banget dibandingkan anak Tokodai (kampus S2 gue yang kayak kampus teknik). Asli, bahkan pas masuk gerbang pun suasananya udah beda banget. Cewek2nya dandan coy.

Kampusnya agak kecil, dan ada beberapa bangunan yang suasananya ke-eropa-an. Jadi ada efek gimanaaaaa gitu.dor. Hasil jepretan kita selama di Keio ada di bawah ini. (btewe, bener deh punya anak itu membuat Ibu dan Bapak jadi tahan difoto. demi memori bareng anak bokk >>bilang aja menikmati difoto :))) )

 

 

Gue pribadi mengagumi Keio dan Waseda, entah kenapa menurut gue dua kampus ini punya atmosfer yang OK dan 上品 pisan. Mungkin karena kampus swasta top dan anak-anaknya gaul kali ya, kampusnya jadi keliatan “berkelas” juga suasananya. Ya kali kali Kyoko-chan emang jodohnya kuliah di sini..Maksudnya anak gue nya ya, bukan jodoh nya si kyoko-chan nya. (yaelah ngapain lo perjelas si dit wkkw).

Setelah foto-foto ampe gigi kering dan Kyoko-chan sudah makan siang di taman deket kampus dan Ayah Kyoko pun sudah sholat, akhirnya kami melanjutkan wisata keliling Tokyo kami ke Shinjuku Gyoen. 新宿御苑.

Shinjuku Gyoen National Park adalah salah satu taman yang paling indah di Tokyo. Tidak masuk dengan gratis, dewasa bayar 200 yen dan bocah SD ke atas bayar 100 yen. Letaknya ada di dekat Stasiun Shinjuku San-chome atau deket Shinjuku Gyoen-Mae. TIDAK dekat dari Stasiun Shinjuku (jangan kebalik ya).

Ya meskipun kita ga nyalahin juga sih kalau mau jalan kaki dari Stasiun Shinjuku, lumayan olahraga bok.

Shinjuku Gyoen itu menurut kami adalah tempat yang oke sekali untuk foto-foto momiji. Karena memang indah sekali pemandangannya. Tapi sebenernya yang indah itu bagian paling depannya aja sih, jadi kalau mau hemat palingan foto di daerah sebelum masuk loket masuk aja hahaha.

Pemandangannya cantik, daun warna hijau, kuning merah itu bercampur harmonis. “Mirip lampu lalu lintas ya”, kata orang Jepang yang saya dengar. Ya, orang jepang emang bisa aja komennya. memasuki pelataran bunga, kami mencium bau pupuk hewan yang menyengat.

“Ih bau nih!” kata kami (dalam Bahasa Indonesia).Tak lama dari kami berkata seperti itu, kami dengar salah satu orang dari sekelompok wanita paruh baya orang jepang berkata dengan syahdu

“Wah, ini bau alam ya…”.

Masya Allah. Kami akui deh orang Jepang itu emang juara kalau buat komen.

Sebenernya hal yang bikin kami ga gitu semangat jalan-jalan memutari si Shinjuku Gyoen dengan sempurna adalah karena Kyoko-chan ini ketiduran di Stroller kwkw. Ya, buat kami, tujuan utama datang ke Kouen (taman) adalah supaya Kyoko bisa menikmati suasana taman. Tapi kalau bocahnya aja tidur, kami ngapain dong? wkwk

Tapi alhamdulillah, di Shinjuku Gyoen kami bisa menikmati banyak lukisan alam Allah SWT yang cantik sekali. Sesuatu yang akan kami ulang lagi memori nya begitu sudah tidak berada lagi di Jepang 😉

Processed with VSCO with m5 preset
Mau foto2 sama 紅葉(こうよう) tapi Kyoko-channya tidur haha

Akhirnya di detik-detik menuju pulang, Kyoko-chan agak melek dikit terus tidur lagi hahha.

Yoshh. Akhirnya selesai juga perjalanan ke Shinjuku Gyoen!.Sebenernya kalau boleh jujur, gue bukanlah tipe penikmat taman. Tapi gue akuin bahwa Shinjuku Gyoen memang pantas untuk dikunjungi seumur hidup sekali kalau lo ke Tokyo.

Apa ada yang lebih bagus dari Shinjuku Gyoen? Ada. Namanya Kenrokuen, satu dari 3 taman tercantik di Jepang. lokasinya di Kanazawa. Gw baru menyadari cantiknya Kenrokuen ketika pergi ke beberapa taman yang ada di provinsi lain. Ada keanggunan tersendiri yang dipancarkan oleh Kenrokuen memang 😉

Setelah dari Shinjuku Gyoen, karena kami sudah terlalu lapar, kami memutuskan untuk pergi ke Manhattan Fish Market Jepang yang bersetifikasi halal. http://www.manhattanfishmarket.com/japan/japan.html

Kebetulan karena kami super lapar, cuman ini yang sempat kami foto:

Processed with VSCO with e4 preset
Ikan Dory nya enak banget dan PEDAS!

Kami rekomendasikan banget deh untuk makan si Ikan Dori pedas ini. Harganya memang agak mahal, porsi di atas itu sekitar 3.200 yen tapi puas insya Allah :). Oh iya, lokasi MFM Japan itu di dekat Ikebukuro Station. cuman 5 menit dari EAST EXIT 東口.

Kalau dihitung hitung hari itu kami sudah 12 jam keluar dari tsukuba. 7.30 pagi keluar dari Tsukuba dan kembali ke Tsukuba jam 7.30 malam. Hari itu kami lelah luar biasa tapi bahagia luar biasa. Walau dingin hampir menusuk, tapi kehangatan yang hadir serta yang ditimbulkan dari senda gurau obrolan sepanjang perjalanan alhamdulillah bisa meniadakan dingin tersebut.

Semoga Allah SWT memberikan kami kesehatan dan rezeki untuk bisa keliling Tokyo lagi dan bisa menyajikan reportase tentang keliling Tokyo bersama bayi 😉

 

Salam hangat heater 23 derajat, Kasuga,Tsukuba

DHK