Cerita Singkat Survey ke Nagoya

Assalamualaikum kawan-kawan, Kali ini insya Allah diri ini akan bercerita tentang survey awal ke Nagoya. Sebenernya sih tujuan kami adalah ngikutin Ayahnya Kyoko yang dipanggil sama professor baru nya di Toyota Technological Institute.Tetapi berhubung Ibu Kyoko merasa bahwa kebahagian suami adalah kebahagiaan istri juga (ini apa sih wkkw), akhirnya Ibu Kyoko meminta (baca: rada maksa) untuk ikut ke Nagoya huahahahaha. Sekalian hadiah ulang tahun gitu loh ah.

SEKILAS TTIJ

Alasan serius nya adalah Ibu Kyoko ingin tau bagaimana suasana Nagoya, tepatnya bagaimana suasana sekitar Aioiyama, lokasi pasti dari TTIJ (singkatan si kampus Toyota). Sebelum cerita singkat perjalanan ke Nagoya, gue mau cerita kalau Ayah Kyoko itu bukan kerja di perusahaan Toyota. Melainkan di kampus teknik yang dibawahi oleh Toyota. Si Toyota ini membuka sekolah teknik di Aichi ken (Aichi Prefecture), di base nya asalnya sendiri. Mungkin ini adalah bagian dari usaha untuk mengembangan daerah asal? keren yah.

Disini jumlah murid ada sekitar 300? 100 setiap angkatan mulai dari S1 sampai S3. Disini, katanya mereka yang lulus sudah mendapatkan spot di Toyota, industri besar di Dunia. Jadi, ga salah memang kalau untuk masuk ke sini makin kompetitif.

Fokus si TTIJ untuk saat ini memang bukan computational engineering, sehingga lab dari professor ayah Kyoko (yang lebih ke arah ilmu komputer) memang baru saja dirintis.  dengan ini harapannya Ayah Kyoko punya kesempatan belajar banyak tentang bagaimana membentuk lab dan kultur lab dari awal. Semangat ayah Kyoko!

NAIK SHINKANSEN KE NAGOYA

posnagoya1

Dari dulu kepengen banget jalan bareng Kyoko naik shinkansen, alhamdulillah Allah SWT menghendaki. SENENG PISAN. Karena emang pada dasarnya gue suka kereta dan punya ambisi ngajak bocah perempuan ini naik 18 kippu, apa daya belum umur jadi kita mulai dari yang indah dikenang dulu alias susah diulang karena tiket mihil.

Cara yang klasik gue lakukan kalau mau naik shinkansen adalah pilih untuk naik dari Tokyo, alias dari terminal utama sehingga kemungkinan kita dapat kursi sangatlah tinggi. Kalau kita naik dr shinagawa dan shin yokohama pas lagi weekdays jam sibuk, wah…..

Nozomi, Hikari dan Kodama adalah tipe kereta untuk perjalanan ke Tokai Area dan area kebawahnya lagi seperti Okayama dan Hakata. Nozomi itu tidak lebih banyak berhenti dibanding Hikari  atau Kodama yang mirip 各駅停車. Jadi, kalau kita menggunakan Nozomi, maka urutan pemberhentiannya adalah: Tokyo >> Shinagawa >> Shin-Yokohama >>Nagoya

Nozomi punya jumlah  自由席lebih sedikit dibanding Hikari dan Kodama, dan harga Jiyuuseki (duduk manapun syilakan) 自由席 memang lebih murah dibandingan 指定席 alias reserved-seat. Nozomi punya 3 gerbong (Car 1-3) bebas, Hikari 5 gerbong bebas (Car 1-5), sementara Kodama punya 7 gerbong bebas (Car 1-7). Untuk lebih detilnya bisa dilihat disini: http://railway.jr-central.co.jp/train/shinkansen/detail_01_02/unit.html

Kenapa gue sampai nulis gerbong nya, karena kalau misalnya kita ngejar kursi bebas tapi kita naik eskalator yang lebih dekat ke car nomor 15 misal, artinya kita harus lari ngejar  ke gerbong kursi bebas yang letaknya jauh, lari santai biar masih dapet tempat duduk kosong. Jadi, untuk mereka para pencari kursi gerbong bebas, harus teliti memilih eskalator. Biasanya ditunjukin kok di palang deket eskalator informasi bahwa eskalator ini akan membawa kita ke car nomer berapa. posnagoya2Foto di atas ini adalah penampakan ayah Kyoko yang sedang mengantri untuk shinkansen. Btw ini pemandangan weekdays jam 10 hihi. Tokyo- Nagoya menghabiskan waktu sekitar 100 menit dan pagi-pagi pasti laper banget gaa ziii.Oleh karena itu, kami memutuskan untuk membeli onigiri di deket gate Shikansen deket Yaesu Gate (nah lho banyak banget gate nya wkw). Ini favorit gue dari jaman single terkapar ke Tokyo dari Kanazawa. Insya Allah aman dimakan, tentu kecuali yang tempura nya yak, biasanya ditambahin shoyu yang kemungkinan pake alkohol (kecuali mau ditanya detil tapi berhubung gue males yowes dihindarin aja).

Enak banget! angetttt, emang beda yah onigiri dari 専門店 nya (toko khusus ngejual sesuatu-senmonten-sori buat translation yang aneh) dibandingkan dengan onigiri buatan konbini. Tapi Kalau mau onigiri konbini yang enak sebenernya ada di Ministop, tapi lebih mahal ajah. Lah kok gue malah ngomongin onigiri..wkwkwk

Gue dan mas haris masing-masing kita beli dua, karena satu mana cyukup men. Kyoko cukup cuil2 aja. posnagoya3

Oiya, cuman informasi tambahan, di shinkansen itu ada WC khusus untuk ganti popok lho, jadi ga usah takut ga bisa ganti popok anak di shikansen. dan WC nya insya Allah relatif bersih.

SAMPAI DI NAGOYA: PERLAHAN-LAHAN BYE KANTO AREA!

Gue sebenernya udah beberapa kali bolak-balik ke Nagoya selama riset di Arimatsu untuk S2, jadi sedikit banyak sudah terbiasa dengan transportasi di Nagoya,  serta ruwet dan penuh nya Nagoya Eki. Daerah tempat yang akan kami tinggali berjarak 35 menit dari Nagoya eki dan membutuhkan jalan yang cukup jauh mendaki sampai ke asrama.

Yaps, kami akan tinggal di asrama sementara di awal-awal postdoc ayahnya Kyoko. nama Asramanya rada canggih gitu, Ti-House. azeekkk, biaya perbulannya sudah termasuk air dan gas, jadi kita tinggal bayar listrik. Alhamdulillah.

Sayangnya disini ga bisa ada orang menginap, keluarga pun hehehe. Ti-House sudah menyediakan kitchen yang cukup canggih dan kamar mandi yang nyaman. Alhamdulillah

posnagoya4

Selain itu kami juga melakukan kunjungan pertama kali ke Toyota Technological Insitute, pertama kali ngeliat kampus ini suasananya mirip sama Suzukakedai Campus, kayak di kampung pedalaman tapi canggih ahahhaha. Disana Ayah Kyoko bertemu dengan sensei nya pertama kali secara langsung! Insya Allah Ayah Kyoko akan belajar banyak dari sensei yang baru. Gue pun ikut deg-degan karena Ayah Kyoko sejak dari master`s degree sudah klop banget sama sensei nya yang sekarang, sampai doctoral degree. Tapi insya Allah, suasana baru akan membuat Ayah Kyoko jauh lebih produktif bismillah.

Oiya, Ayah Kyoko kemarin baru terpilih sebagai Mahasiswa terbaik di jurusannya huhuhu. Gue ikut terharuu karena melihat betapa beliau ganbare tapi masih mau berbagi beban rumah tangga ama gue ahuhuhu.

Oiya lagi. Kenapa gue berharap mas haris bisa lebih produktif karena lokasi Asrama ke Kampus tinggal kedip hahahaha. Yah bismillah ya bok ❤

posnagoya8posnagoya6

Kampusnya kecil yah ehhehe, lebih kecil dari ITB. selain mengunjungi kampus, kami juga keliling daerah sekitar Aioiyama yang daerahnya cukup mendaki gunung lewati lembah… Kayaknya gue makin mirip Kim Jong Kook nih tinggal disini. Semoga BMI hamba segera normal ya Allah… hihi aamiin

posnagoya10

Kami ga banyak keliling sekitar Nagoya, kurang lebih yang kami lakukan adalah berjalan kaki sepanjang Aioiyama Station. Untuk mengukur kira-kira daerah ini apakah cukup benri atau tidak. Sampai sekarang sih gue ngerasa kurang benri yah, tapi ga apa, bisa diartikan bahwa gue akan banyak berjalan kaki dan lebih sehat.

Sekitar juga ada banyak Cafe atau 喫茶店, yah begitulah khas dari Aichi, banyak Cafe disini mungkin bagian dari kultur masyarakatnya yang suka ngobrol sambil makan dan minum kopi? salah satu buktinya adalah Komeda Coffee yang hits pisan di Jepang itu kan asalnya dari Aichi ken. Kayaknya gue bisa banyak buat pos tentang cake dan cafe di sekitar sini nih hihihihi

Bismillah, tinggal 2 bulan lagi di Tsukuba, semoga bisa meninggalkan Tsukuba dengan memori yang terbaik. aamiin

Sampai jumpa di pos selanjutnya!

Ditaaa

広告

コメントを残す

以下に詳細を記入するか、アイコンをクリックしてログインしてください。

WordPress.com ロゴ

WordPress.com アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト / 変更 )

Twitter 画像

Twitter アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト / 変更 )

Facebook の写真

Facebook アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト / 変更 )

Google+ フォト

Google+ アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト / 変更 )

%s と連携中