TENTANG PERTUKARAN PELAJAR (1): PILIH PROGRAM EXCHANGE YANG MANA YA?

投稿者: superanindita

Disclaimer: Guideline di bawah ini berlaku untuk mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang ingin berangkat exchange ke Jepang, untuk universitas lain yang ingin ke Negara lain mungkin agak berbeda T,T maaf ya.

Sebenarnya gw berniat menaruh pos ini di urutan kedua rangkaian cerita pertukaran pelajar gw. Tapi karena pos yang seharusnya menjadi pos pertama masih jadi draft dan ketinggalan di kantor T,T akhirnya terpaksa ini gw munculkan pertama. Kenapa sih seharusnya pos ini gw taro kedua bukan yang pertama? Bukan nya seharusnya ketika kita ingin mendaftar exchange itu kita harus tau program nya dulu?

Pos pertama yang sekarang masih menjadi draft itu berjudul “Apa yang harus disiapkan ketika ingin mendaftar program pertukaran pelajar” memang menurut gw idealnya menjadi pos pemulai hahaha.

Kenapa sih memangnya?  sebaiknya kita bersiap dulu dengan dokumennya, setelah itu baru bidik programnya. Karena kita tidak tau program apa & kapan program itu akan terpampang di website IRO ITB. IRO? apa tuh IRO? IRO itu singkatan dari International Relation Office suatu badan yang paling kaya informasi pertukaran pelajar & beasiswa ke luar negeri :p. Melalui website nya http://international.itb.ac.id kamu bisa melihat daftar tawaran program keluar negeri yang panjang dan menggiurkan😀

Nah, terkadang misalnya pengumuman aplikasi dibuka tanggal 8 Februari lalu tutup di tanggal 15 Februari, nah lho, kalau dari sebelum-sebelumnya belum siap, mana sanggup kamu mengumpulkan segala macam dokumen dalam waktu 7 hari? Jadi memang sebaiknya disiapkan dokumennya terlebih dahulu, kalau perlu kamu sudah bagi kedalam beberapa amplop.

Memilih program exchange itu memang susah-susah gampang. Itu semua tergantung orangnya. Untuk orang yang jenisnya kayak gw “apa aja yang penting gw tambah pengalaman” kayaknya bisa sebar peluru kemana aja. Tapi untuk orang yang sangat punya prinsip, agaknya memang harus usaha ekstra.

Sebelum akhirnya gw memilih untuk mendaftar program KUSEP, sebenernya gw sempat sangat galau. Gimana enggak? Di bulan Februari tahun gw mendaftar , ada sekitar 4 program yang membuka program pertukaran dengan deadline yang mepet-mepet. Nih, buktinya:

List program yang  bikin dag dig dug

List program yang bikin dag dig dug

Waktu itu di Website IRO terpampang bahwa deadline  dari Tohoku University (IPLA & JYEP)adalah 22 Februari, Kanazawa University  (KUSEP) 18 Februari, Oita University (11 Februari), belum lama setelah itu Osaka University dengan program OUSEP nya juga muncul.

Kenapa semua nya muncul di Februari & mepet sih?  Alasan pertama mengapa semua program muncul di Februari mungkin karena semua universitas memang baru selesai mengirimkan form & guideline ke universitas partner di sekitar bulan tersebut, jadi tiba-tiba International Relation Office jadi mega sibuk.

Kedua, supaya yang daftar tersebar. Jadi kalau kamu mau daftar ke International Relation Office, kamu akan diminta menuliskan prioritas kamu. Waktu itu setelah merenung lama akhirnya gw menaruh Kanazawa University sebagai prioritas pertama dan Tohoku University sebagai prioritas kedua.

CARA CARI PROGRAM YANG SESUAI (1) : TANYA DIRI KAMU, MAU APA SIH KESANA?

Sebenarnya sebelum kamu berangkat, kamu harus tanyakan dulu ke diri kamu , sebetulnya “ gw ingin pertukaran pelajar untuk apa?” Menurut gw secara umum aliran mahasiswa yang berangkat  pertukaran pelajar bisa dibagi 2, yang pertama adalah aliran yang bertujuan untuk riset sehingga bisa dapat gambaran dan link untuk S2. Aliran kedua aliran “yang penting gw belajar sesuatu + jalan-jalan”. Gw? Gw termasuk aliran yang kedua.

Alasan berangkat exchange adalah karena gw merasa kuliah 3 tahun di SBM ITB itu terlalu singkat, gw butuh 1 tahun berpetualang, melakukan sesuatu yang belum pernah gw lakukan, melakukan sesuatu yang kayaknya perempuan berkerudung seperti gw jarang lakukan. Cari sensasi? Gw lebih suka dilabeli anti-mainstream aja sih hehe.

Alasan mengapa gw tidak ingin riset adalah karena gw baru aja selesai TA. Baru aja gw selesai dari pusaran hebat menyesakkan dada selama  2 semester belakangan. Kayaknya ogah banget gw nyentuh hal-hal berbau akademisi lagi :p

Gw kesana mau riset + cari link untuk S2″

Buat kamu yang mau berangkat exchange dengan tujuan  riset untuk Tugas Akhir sekaligus untuk pra riset S2, sebaiknya memang memilih program exchange yang didalam nya memang menawarkan program riset baik untuk 6 bulan ataupun 1 tahun. Biasanya untuk program exchange yang seperti ini, dari awal kamu sudah ditempatkan di lab tertentu di bawah bimbingan sensei. Beberapa universitas yang menawarkan program riset antara lain adalah

1. YSEP dari Tokyo Institute of Technology

YSEP

2. JYEP dari Tohoku University

JYPE deng bykan JYEP :p

JYPE deng bykan JYEP :p

3.  KUSEP Program C dari Kanazawa University

KUSEP Program C

KUSEP Program C

4.  HUSA dari Hiroshima University.

KUSEP A

HUSAA

“Gw kesana mau jalan- jalan + belajar tentang kehidupan aja :p”

Buat kamu yang berangkat ke Jepang memang untuk belajar segala sesuatu (termasuk budaya + bahasa), kamu bisa cek:

1. KUSEP Program A dari Kanazawa University

Bagian dari Booklet KUSEP A

Bagian dari Booklet KUSEP A

2.Program Pertukaran (IPOU) dari Oita University

Halaman Depan Web IPOU

Halaman Depan Web IPOU

 3.OUSEP dari Osaka University.

OUSEP

OUSEP

KUSEP Program A sendiri sebenarnya menawarkan riset lho. Jadi ketika gw mengikuti orientasi KUSEP hari pertama, koordinator program memberitahu bahwa sebenarnya kalau kamu mempunyai bahasa Jepang level menengah, kamu bisa mengambil 2 sks untuk riset.  Untuk kamu yang berangkat memang berniat jelas banget untuk jalan-jalan, lebih baik cek dulu lokasi kotanya & atraksi di kota yang kamu tinggali. Bisa saja kan ternyata universitas yang kamu pilih lokasi nya jauh dari keramaian dan akses  ke kota besarnya susah :p

Alhamdulillah universitas yang gw pilih pas banget dengan tujuan gw. Tujuan gw ke Jepang itu adalah untuk melakukan apapun hal-hal aneh yang belum pernah gw lakukan & berpetualang kan?  Kanazawa berhasil menjawab kebutuhan gw itu. Lokasi Kanazawa itu enak banget untuk di akses kemana-mana. Tidak begitu jauh ke Tokyo, tidak begitu jauh ke Osaka, dekat sekali dengan Kyoto.

Kanazawa memang kota yang menjaga kesenian & kerajinan tradisional. Mau belajar alat music tradisional? Bisa! Mau belajar tarian tradisional? Bisa! Bahkan gw yang ga ada kemampuan main musik pun sempat berlatih satu tahun drum jepang (taiko) & berlatih 6 bulan alat musik shakuhachi & shinobue.

International Student Center dari Kanazawa University pun aktif mengajak mahasiswa asing untuk mengikuti berbagai macam kegiatan kebudayaan. Kita diajak menari bersama di perayaan hyakumangoku matsuri,ada semacam course khusus di musim-musim tertentu. Niat banget.

Poin plus dari program KUSEP ini adalah pelajaran bahasa Jepang nya yang terprogram dengan baik. Kata teman Thailand & Cina gw yang mempunyai tempat tersebar di penjuru jepang dalam rangka program pertukaran pelajar juga, mereka mengakui kalau program bahasa Jepang untuk mahasiswa asing di Kanazawa University ini tidak main-main. Mengapa? Karena mereka yang tadinya tidak bisa bahasa Jepang sama sekali, begitu mengikuti program internsif bahasa Jepang mereka akan bertambah pesat. Pesat bukan dalam arti kamu sudah bisa membaca Koran Jepang, tetapi setidaknya kamu bisa pergi kemana-mana tanpa rasa takut.

Bahkan untuk program Intermediate Japanese, para sensei  dari Tim KUSEP membuat buku khusus. Yang isinya membahas bahasa Jepang dalam konteks Kota Kanazawa. Jadi kita makin mengetahui seluk beluk Kota Kanazawa dalam bahasa Jepang level menengah.

Jelas, setiap program pertukaran tentu punya poin plus tersendiri, kebetulan gw sudah pernah menjalani program KUSEP maka gw bisa bercerita tentang program itu lebih hehe.

CARA CARI PROGRAM YANG SESUAI (2): CEK DEADLINE! 

(Sebetulnya cara ini sangat cocok dilakukan untuk orang yang punya prinsip “Yang penting gw belajar hidup di negeri orang” :p)

Kenapa cek deadline itu penting?

Karena dengan sering mengecek deadline itulah akhirnya gw berhasil mengikuti program exchange. Gw bisa berangkat exchange kayaknya bukan dipengaruhi faktor akademis yang oke, setidaknya itu yang gw percayai. Gw bisa berangkat exchange karena gw memilih program di saat yang tepat. Tepat?

Iya tepat. Waktu itu pendaftaran program KUSEP dibuka tanggal 12 Februari dan deadline nya adalah tanggal 18 Februari, posisi entry nya diletakkan di antara beberapa program exchange lain yang datanya dimasukkan ke dalam website sudah dari lama (urutan program dimasukkan berdasarkan tanggal deadline).

Deadline KUSEP ini cuman beda 4 hari dengan program IPLA & JYEP dari Tohoku University yang pengumumannya sudah dipasang sejak lama. Akal gw yang suka nekat mengatakan, selain orang  yang selalu ngecek website International Relation Office ITB terus menerus tiap jam, kayaknya ga akan sadar kalau ada program yang namanya KUSEP baru aja di-entry oleh admin website. Feeling gw saat itu mengatakan kemungkinan besar yang daftar program itu hanya sedikit.

Dan gw benar. Yang diwawancara pun hanya 2 orang, gw & satu lagi anak elektro hehe.

Kamu yang niat banget mau ikut pertukaran pelajar jangan malas untuk buka website IRO setiap hari, karena siapa tau ada deadline yang digeser, dan siapa tau program baru yang dimasukkan. Karena system entry itu diurutkan dari deadline pendaftaran, jangan ragu untuk geser sampai ke page sebelumnya.

CARA CARI PROGRAM YANG SESUAI (3): CEK SILABUS, BOOKLET, WEBSITE  & KETERSEDIAAN BEASISWA JASSO

Untuk tau apakah program itu yang pas untuk kamu, cek dengan seksama website, kurikulum & booklet dari program pertukaran yang kamu incar. Dan cek apakah mereka menyediakan program JASSO. Karena ada lho program yang tidak menyediakan JASSO, contohnya program pertukaran dari Nagoya University. Untuk yang belum tau apa itu JASSO, JASSO adalah Organisasi pemberi beasiswa yang salah satu targetnya adalah Mahasiswa Asing yang sedang dalam masa belajar singkat di luar negeri.

Dengan mengecek silabus  & booklet kamu akan paham & bisa menerka kira-kira setelah 1 tahun ke depan kamu akan dibawa menjadi orang yang seperti apa? Jadi orang yang makin akademis karena paham benar dunia lab & seminar? Jadi orang yang makin  tangguh karena sering berpetualang di waktu libur yang banyak? :p

Hal yang membuat gw jatuh cinta dengan Kanazawa University adalah website nya yang sangat oke & informatif. Begitu teman-teman membuka page khusus tentang KUSEP, teman-teman langsung bisa mengunduh kurikulum & booklet dari program KUSEP. Jadi kalian sudah ada gambaran, kalau sedang exchange bisa ngapain saja. Disitu juga dijelaskan tentang Skema pendaftaran sampai seleksi JASSO terakhir (yang ini akan dijelaskan juga di pos selanjutnya yah)

Di bawah ini akan diberikan sedikit “cuilan” isi dari booklet  & silabus dari KUSEP Program A😀

Isi Silabus KUSEP A: Apa yang bisa dipelajarin per minggu

Isi Silabus KUSEP A: Apa yang bisa dipelajarin per minggu

Isi Silabus KUSEP A: Apa aja yang bisa lo pelajari selama disana

Isi Silabus KUSEP A: Apa aja yang bisa lo pelajari selama disana

Tampak Depan Silabus KUSEP A

Tampak Depan Silabus KUSEP A

Isi Booklet: Peserta KUSEP 2011-2012 (Asik ada gue nya lagi)

Isi Booklet: Peserta KUSEP 2011-2012 (Asik ada gue nya lagi)

Isi Booklet yang ada gue nya hahha: Foto tentang apa aja yang bisa lo lakukan selama ber-KUSEP :)

Isi Booklet yang ada gue nya hahha: Foto tentang apa aja yang bisa lo lakukan selama ber-KUSEP🙂

CARA CARI PROGRAM YANG SESUAI (4): CEK BLOG SI PESERTA EXCHANGE SEBELUMNYA

Cara lain untuk mengetahui lebih jauh tentang program yang akan kamu ikuti adalah dengan googling blog dari orang-orang yang sudah pernah berangkat exchange. Sejauh yang gw pernah telusuri alumus YSEP & Tohoku cukup sering untuk menuliskan pengalaman mereka di blog J

Selain dari blog, kamu sebenarnya bisa juga “merampok” info dari forum, coba aja ikutin forum JREF (Japan Reference), biasanya disitu lengkap dibahas tentang segala hal tentang Jepang.

Ya kira-kira itu tips yang bisa gw bagi tentang bagaimana memilih program exchange . Gw harap sih yang membaca pos ini tidak puas dan masih terus menggali info tentang program exchange yang ingin dibidik. Yakinlah teman kalau sesungguhnya bukan kamu yang memilih program exchange untuk dirimu, Allah yang memilihkannya untuk kamu.

Gw akhirnya berhasil lolos mengikuti program KUSEP setelah sebelumnya 4 kali gagal seleksi J. Gw sempet sedikit kecewa ketika tidak berhasil lolos seleksi di program Oita University & gw sempat merasa sedikit menyesal tidak mendaftar program IPLA Tohoku (yang kampus nya lebih terkenal dari Kanazawa) malah justru mendaftar program KUSEP Kanazawa University. Tapi memang, setelah beberapa lama akhirnya gw menyadari bahwa program KUSEP Kanazawa adalah yang terbaik bagi gue.

Suasana Oita yang sangat Internasional memang tidak cocok untuk kepribadian gw, tetapi sangat cocok dengan teman gw yang terpilih untuk mengikuti program tersebut. Tidak lama setelah keputusan gw memilih Kanazawa sebagai prioritas utama, Tohoku Sendai diguncang gempa sehingga proses seleksi untuk pertukaran pelajar pun sempat tertunda. Allah memang telah menunjukkan gw untuk tidak memilih program- program tersebut karena sesungguhnya ada orang lain yang profil nya lebih pas😀

Kanazawa dengan PPI nya yang aktif membuat gw bersyukur karena akhirnya gw pun mempunyai wadah berorganisasi, program budaya nya yang lengkap & guru yang siap menjawab pertanyaan- pertanyaan aneh membuat gw yang lapar pengalaman jadi kenyang😀

Intinya jangan pernah menyerah & merasa kamu bukan siapa-siapa, ingat, Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya!